Transit 14 jam di Kuala Lumpur asyik juga loh!

August 30, 2018

Day 1 (14 Mei 2017) Kualalumpur Malaysia, Transit

Persiapan ke South Korea dari H-1 aku udah stay di rumahnya Devi. Karena penerbangan pagi mau ga mau aku harus nginep duluan. Malam menjelang keberangkatan, aku dan Devi riweh buat ngepasin berat koper dan bawaan yang tidak boleh lebih dari 7kg yang ndilalah ga ada pemeriksaan disana. Kecewa dan merasa bersalah banget sama Devi karena akhirnya dia ngikhlasin kopernya dan malah bawa tas punggung biasa. Hiks. Abis itu kita tidur dan hampir semalam itu kita tidurnya ga jenak banget. Terlalu excited sama liburan besok sepertinya, haha. Dan akhirnya pagi jam 06.15 kamipun caooo ke South Korea dengan transit 14 Jam dulu di Kualalumpur. Mayan dapet tambahan stempel (dan mumpung ga pake visa) kan. Hehehe.



Dataran Merdeka Kualalumpur yang panas.

Sekitar jam 09.25 kami sampai di Bandara KLIA2 langsung menuju ke Kualalumpur dengan Airport Bus seharga @ RM12 ke KL Sentral tepat dijam 11.00. Di KL Sentral kita langsung cari locker buat naruh bawaan kita. Ga lucu kan kalau kita jalan-jalan bawa bawaan segaban. Irit sih iya, tapi ya mending bayar locker sih biar lebih leluasa. Oh ya, untuk locker yang dulunya di deket shower room sekarang udah pindah ya. Untuk locker yang besar di lantai atasnya locker yang dulu pas. Kalau yang sedang dan kecil di oppositenya arah locker sebelumnya. Nanti lockernya pun udah lebih canggih, karena untuk pendataannya cukup klik “Simpan” lalu muncul face detector yang otomatis akan menyimpan foto wajah kita sebagai kunci, pun saat mengambil kita cukup klik “Ambil” dan wajahmu akan terpampang dilayar sebagai pembuka Lockernya.

Didn't see the car was coming. haha.

Dari KL Sentral kita langsung ke Masjid Jamek via Monorel dan lanjut keliling Dataran Merdeka yang hanya selempar batu dari dari Masjid Jamek Station. Aku dan Devi di Kualalumpur hanya transit, karena tujuan kita sebenarnya adalah ke Korea yang pesawatnya baru jalan di jam 01.00 besok pagi. Kok lama banget transitnya? Ya karena kita ga mau rugi, ngapain kita transit bentar kalau harganya sama aja dengan yang transitnya lama. Apalagi kita masih bisa keluar bandara dan bisa main seharian di Kualalumpur, makanya kita putusin ambil penerbangan yang transitnya lama biar bisa main di Kualalumpur dulu.

Dataran Merdeka kemarin itu panas luar biasa, ngepas juga disana lagi ada pameran mobil yang di modifikasi gitu. Tapi ya karena kita ga minat panas-panasan buat ngliatin itu mobil ya udah, kita putusi ngadem di Dataran Merdeka yang di area pancuran sambil makan siang, bekel dari pesawat Air Asia. Hahaha. Dari Dataran Merdeka kita jalan ke arah tulisan “I Love KL” yang letaknya diseberang tulisan Dataran Merdeka, atau lebih gampangnya tepat dibelakang Tiang Bendera Malaysia. Aku dan devi foto disana lalu belok ke arah Central Market. Kita ke central market pun hanya muter-muter aja, ngadem lah ya, karena siang itu di Kualalumpur panasnya gila banget. Kita aja sampai beli es kelapa muda saking panasnya bikin tenggoran kering. Tapi es kelapa mudanya ga ada rasanya, enakan di Indonesia lah ya.


Walking throught the Kualalumpur street without cap, it's hot.

Dari central market kita belok kiri dan tibalah kita di Petalling street, mungkin karena masih siang ya, jadi di Petalling street ga begitu ramai kayak di cerita blog-blog sebelah. Kita ke petalling street beli Topi seharga RM22 untuk 2 topi. Telat sih kita belinya, harusnya pas pagi sebelum ke Dataran Merdeka tadi belinya, tapi ya gapapa itung-itung punya kenang-kenangan dari Kualalumpur lah.


Waiting The Train at Pasar Seni Station KL.

Dari petalling street kita ke Stasiun Pasar Seni, kita naik LRT ke KLCC, kita lupa kalau Indonesia dan Malaysia ada perbedaan waktu sejam. Yang kita kira jam 18.00 udah gelap ternyata masih terang benderang disana. Jadi kita nyampe di KLCC Park itu sekitar jam 15.00an, niat kita buat jalan sebentar malah jadi mager disana. Kita yang mau lanjut ke Bukit Bintang via pedestrian road malah keasyikan duduk-duduk di KLCC Park ngeliatin orang lalu lalang. 4 jam kita di KLCC Park doang buat ngeliatin Menara Petronas yang semakin malam semakin bagus karena kerlip lampunya. Lalu ada air mancur yang menari-nari juga disana bikin kita betah. Tapi karena jam 20.00 kita harus balik ke KLIA2 akhirnya sebelum pertunjukan air mancur klimaks, kita ngacir ke KLCC stasiun dan langsung naik kereta ke KL Sentral. Di KL Sentral kita ambil Tas di Locker lalu lanjut naik bus ke KLIA2 untuk terbang ke South Korea.

Nantangin si Menara Petronas haha.

Kalau kamu lebih suka kalau transit keluar airport dulu dan jalan di negara transit itu atau milih stay di airport aja?

You Might Also Like

0 Comments

Bookshelf: Favorite

The Notebook
A Woman Is No Man
A Copy of My Mind
Ayah
Gadis Kretek
Inteligensi Embun Pagi
Gelombang
Amba: Sebuah Novel
Supernova: Akar
Supernova: Petir
Partikel
Cantik itu Luka
Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
Ronggeng Dukuh Paruk
Pulang
Bumi Manusia

Quotes

“Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri.” Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia

Goodreads

2020 Reading Challenge

2020 Reading Challenge
Umi has read 3 books toward her goal of 12 books.
hide