Bab Mengekspresikan Diri Sendiri

December 19, 2020

Seseorang berkata padaku, untuk apa aku memposting sebuah foto jika aku tidak memikirkan filter yang dianggap bagus oleh yang melihatnya.

Akupun menjawab, aku memposting sesuatu untuk mengekspresikan diriku, dan bukan untuk orang lain.

Dia membantah jawabanku, katanya aku tidak tau etika, memposting sesuatu dengan filter yang membuat fotoku terlihat buruk.

Hh

Aku heran dengan perkataan orang ini. Apakah dia tidak berpikir kalau bagus dimataku itu berbeda dengan bagus dimatanya? Beda pula dengan orang lain.

Apakah semua yang dia anggap bagus harus dirasakan sama oleh orang lain? Bagiku itu namanya pemaksaan, bukan pengekspresian.

Lalu, apakah menurutmu mengekspresikan diri sendiri harus dengan melihat tanggapan orang lain? Untuk kategori ini, bagiku tidak.

Aku memposting sesuatu karena aku ingin dan karena aku mau dan bukan karena ingin dilihat orang lain tapi untuk mengekspresikan diriku sendiri.

You Might Also Like

0 Comments

Bookshelf: Favorite

The Notebook
A Woman Is No Man
A Copy of My Mind
Ayah
Gadis Kretek
Inteligensi Embun Pagi
Gelombang
Amba: Sebuah Novel
Supernova: Akar
Supernova: Petir
Partikel
Cantik itu Luka
Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
Ronggeng Dukuh Paruk
Pulang
Bumi Manusia

Quotes

“Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri.” Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia

Goodreads

2020 Reading Challenge

2020 Reading Challenge
Umi has read 3 books toward her goal of 12 books.
hide